Sabtu, 21 Januari 2017

lembaran baru

kubuka yang baru dan ku hempaskan yang lalu..
kutulis syair syahdu dlam renungan malamku, bahwa ada harapan yang aku tumpukan, jika bahagia ini hanya fatamorgana, aku tetap bersyukur atasnya.
kugambarkan sebuah tema tentang isyarat kalbu, kugandakan pada sebuah coretan tangan.. memang tak sepadan namun telah mewakili curahan hatiku..
ku harap prasangkaku tak berubah.. ku harap apa yang ada di mataku berarti, dan yang pasti tumpuan hidupku, naluri hatiku sudah berkata itu KAMU..
majalah berjalan, kamus nan hikmah, dan sebongkah penceramah dalam bungkusan kamu yang ntah siapa disana..
kamuku, kamuNya, yang entah membuat dentingan kalbu semakin menderit..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar