Sabtu, 21 Januari 2017

lembaran baru

kubuka yang baru dan ku hempaskan yang lalu..
kutulis syair syahdu dlam renungan malamku, bahwa ada harapan yang aku tumpukan, jika bahagia ini hanya fatamorgana, aku tetap bersyukur atasnya.
kugambarkan sebuah tema tentang isyarat kalbu, kugandakan pada sebuah coretan tangan.. memang tak sepadan namun telah mewakili curahan hatiku..
ku harap prasangkaku tak berubah.. ku harap apa yang ada di mataku berarti, dan yang pasti tumpuan hidupku, naluri hatiku sudah berkata itu KAMU..
majalah berjalan, kamus nan hikmah, dan sebongkah penceramah dalam bungkusan kamu yang ntah siapa disana..
kamuku, kamuNya, yang entah membuat dentingan kalbu semakin menderit..

Sabtu, 07 Januari 2017

Apakah salah aku menunggu?

Akhwati..
salahkah jika seorang remaja muda menunggu, menunggu dalam kebimbangan, menunggu dalam setiap Do'a.
salahkah jika yang ditunggu merupakan salah satu yang belum Halal.. ataukah ini termasuk zina hati?
terkadang tak kalah banyak orang berkata namun tak khayal hanya kalimat tabu yang terlontarkan.

Akhwati...
perbaiki kualitas diri dari segala hal.. entah modal kecerdikan, ataupun kegemulaian dalam bersikap dan yang pasti agama berperan di dalamnya, imanpun berkecimpung atas perwujudannya.
sekali lagi liar tanpa arah akan merusak jalan yang telah dirancang sedemikian rupa untuk menuju yang baik.. dan menuju kesana membutuhkan proses dan segerombol perjuangan.