Kabut itu semakin tebal
Sekalipun ia bertambah buram mata ini masih saja dapat melihat satu titik terang harapan..
Entah itu tentang cinta atau hanya rasa iba..
Kau tau mataku tak pernah menetes untuk alasan yang kedua..
Mataku tak pernah memandang seseorang lebih jauh dari beberapa hari..
Pandanganku hanya tertuju padamu satu dari sekian ribu..
Kau boleh saja menghinaky tapi tidak dengan cintaku..
Kau boleh saja membenciku tapi tidak dengan harga diriku..
Satu titik yang tak pernah terang dimataku.. dunia dan seluruh saksi bisunya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar